Reog Ponorogo Ala Mahasiwa Unej…

Saat reog membikin geger dan membikin panas hubungan Indonesia-Malasyia, saat itu pula kita harus instropeksi diri. sudahkah kita menghargai karya budaya anak bangsa? sudahkah kita mencintai mereka sebagaimana kita mencintai kultur hollywood?

Ada beberapa versi tentang asal mula Reog. Namun satu yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Tutu, seorang abdi pada masa Bra Kertabumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15.

Daripada harus ceritain panjang sejarah reog yang hanya aku baca sekilas (dan otak dodol ini sangat sulit menghapal sesuatu yang bekuantitas banyak) mending langsung liat foto-foto soal reog ini.

Berikut ini adalah beberapa foto menarik yang diambil oleh Andrey Gromico, sang pewarta foto Tegalboto (sekarang dia naik pangkat jadi Redaktur Artistik Tegalboto). Foto ini diambil pas ada acara Dies Natalies-nya Unej. yang keberapa? gak tau! ya sudah, monggo dinikmatin fotonya…

Reog ala Unej ini dipersembahkan oleh UKM (Unit Kegiatan Mahasiwa bukan Usaha Kecil Menengah lo!) Reog Unej, Sardulo Anorogo.

Text : Nuran Wibisono

Photos : Andrey Gromico

Kenapa Mbak? kancing bajuNya lepas ye? hohoho, sini biar oom yang kancingin (gaya ngomong oom2 girang) haha

 

Biar nampilin seni tradisional, modernisasi tetep jalan terus dong…

Lompatan Maut

 

 

Yang kecil pun suka Reog (eh mereka berani ya? seingatku dulu waktu kecil aku ama kakakku nangis kalo liat reog) hehehe…

17 Tanggapan so far »

  1. 1

    dyah said,

    fotonya keren tulisannya juga, soalnya aku yang baca. he2

  2. 2

    aklam said,

    hoho anakku, fotomu kenapa menjadi begitu dahsyat?
    aku suka foto yang pegang hape, lucu pak! heheheh

  3. 3

    broedin said,

    wah foto – fotonya bagus lho mas, mother yes (mbok iyo) kapan – kapan aku dikasih….

    kayak apa to reog di unej tuh.. kayak nya penarinya oke – oke…

    Apa masih ingat ya, bocah – bocah sing melu reog dengan pitutur orang tua dulu :
    ” SRI SETYO JAGAD BUMI PRAMONO ROGO ”

    Salam buat mas – mas di TEgal BOto, dan anggota UKM ReoG UnJem

  4. 4

    Andrey Gromico said,

    ran, tengkyu dah masang fotoku di blogmu… mari ujian ayo ngopi rame2

  5. 5

    Andhika Dewi said,

    itu bukan kancing bajunya yang lepas mas. Tapi sampurnya kepanjangan. hehehehehehe

  6. 6

    jepRetan mico emang keRen!

    tapi tu anak kadang nyebeLin…. masa ngajak aku hunting eh tau-taunya aku juga yang jadi modeL huhu….

  7. 7

    agung samudra said,

    mas2 unej kpn main ke simo budi utomo unmuh? kita kangen……

  8. 8

    agung samudra said,

    bwt mas gareng? ojo melek ae,tambah kuru lo..kpn rabimu…ojo mung praktek perdukunan ae…insaf..smpyan ki ws tuwo…ha…ha…haaa

  9. 9

    ulumit said,

    reog unej???
    hohoho..,
    knalan dulu de,aq tias,pnguasa watuulo^_^ hehe,,,skarang d ITB smester 3,
    salam bwt warok kalian,ONTOSENO ADNI`02,kapan maen k rumahq lg?

  10. 10

    JEBUZ said,

    siip ikut bangga kagum and seneng

  11. 11

    AGUNG SAMUDRA said,

    mbak mas piye persiapane suro…gambar e sebagian tak ambil buat fs…gpp ya…kapan2 tak ganti….

  12. 12

    dyant33_ponorogo said,

    matur suwun sanget damel jurnalis tegal boto ingkang sampun liput acara dies natalis, mugio kerjasama kalian dulur Sardulo Anurogo ingkang sampun terbina, sageto nambah paseduluran…
    Temen2 “SA” Smangat YOOOO……!!!!!!!!!!!
    Joyo jayaning Wijayanti

  13. 13

    mala said,

    ; auuuuw. . .
    ; aslmkm. . .

    ; lek muw lead artikel2’a tentang reog gmna ouw??????

    ; kata nag unmuh ponrogo disitu lengkap ouiw. . .
    ; kcih teau ea. . . .

  14. 14

    chabib/ habib jombang said,

    kurang bgus gambare. wong warok sing paling ganteng iki g ono ngunu. ayo pasang dong. pasti bnyak yang demenn. sumpahhhhhhh.
    heeeeeeeeeee heeeeeeeeeee heeeeeeeeeeee!

  15. 15

    Alex-kandar said,

    Salam kagem pegiat seni reog se-nusantara… Khususipun kagen konco2 SARDULO ANOROGO… Kang Jar, mak Ndon, mak Din, om Bree… Buat adekku danang sukses ya..cita2ny utk puny reog trwujud…Amien

  16. 16

    religsatrio said,

    aku ingin ke unej

  17. 17

    religsatrio said,

    teruslestarikan budaya reog karna ini adalah warisan budaya Indonesia


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: